Elastisitas Penawaran

Pernahkah Sixtyfourians memperhatikan bahwa saat harga cabai naik, stok di pasar tetap sulit dicari? Namun, saat harga masker naik, tiba-tiba stok melimpah di mana-mana? Dalam ilmu ekonomi, fenomena ini disebut dengan Elastisitas Penawaran.

1. Apa Itu Elastisitas Penawaran?
Elastisitas penawaran adalah koefisien yang menjelaskan besarnya perubahan jumlah barang yang ditawarkan akibat adanya perubahan harga. Dengan kata lain, ini adalah ukuran kepekaan produsen terhadap fluktuasi harga di pasar.
Secara matematis, fungsi penawaran ditulis sebagai Qₛ = f(P).

2. Rumus Elastisitas Penawaran (Eₛ)
Untuk mendapatkan nilai elastisitas yang akurat, kita menggunakan konsep derivatif (turunan). Berikut rumusnya:
Eₛ = dQₛ/dP × P/Qₛ
Keterangan:
Eₛ: Koefisien elastisitas penawaran.
dQₛ/dP: Turunan fungsi penawaran (Q) terhadap harga (P).
P: Harga awal.
Qₛ: Jumlah penawaran awal.

3. Jenis-Jenis Elastisitas Penawaran
Berdasarkan nilai koefisiennya, penawaran dibagi menjadi lima kategori utama:
A. Penawaran Inelastis Sempurna (E = 0)
Perubahan harga sama sekali tidak dapat mempengaruhi jumlah penawaran. Kurvanya berbentuk garis vertikal.
Contoh: Tanah. Jumlah tanah tidak bisa ditambah meskipun harganya melonjak drastis.
B. Penawaran Inelastis (E < 1)
Persentase perubahan harga lebih besar daripada persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan.
Contoh: Produk pertanian seperti buah durian. Penawarannya sangat bergantung pada masa panen dan musim, sehingga tidak bisa ditambah seketika saat harga naik.
C. Penawaran Elastis Uniter (E = 1)
Perubahan harga sebanding dengan perubahan jumlah penawaran.
Contoh: Barang-barang hasil pertanian seperti cabai atau tomat yang bisa dipanen lebih awal secara kebetulan saat harga naik.
D. Penawaran Elastis (E > 1)
Perubahan harga diikuti oleh perubahan jumlah penawaran dalam proporsi yang lebih besar. Kurvanya cenderung landai.
Contoh: Barang industri pabrik seperti mie instan yang produksinya tidak bergantung musim.
E. Penawaran Elastis Sempurna (E = ∞ atau ~)
Perubahan penawaran tidak dipengaruhi sama sekali oleh perubahan harga. Kurvanya berbentuk garis horisontal.
Contoh: Barang digital atau VCD yang stoknya bisa terus berubah pada tingkat harga tertentu.

Contoh
Diketahui fungsi penawaran sebuah produk adalah Qₛ = –20 + 4P. Hitunglah tingkat elastisitas penawarannya pada saat tingkat harga P = 10.
Untuk P = 10, jumlah penawarannya adalah Qₛ = –20 + 4·10 = 20.
dQₛ/dP = 4
Eₛ = dQₛ/dP × P/Qₛ = 4 × 10/20 = 2.
Karena nilai Eₛ = 2 > 1, maka penawaran produk tersebut bersifat Elastis. Artinya, produsen sangat responsif dan bisa dengan cepat menambah stok jika harga naik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji Linearitas dan Keberartian Regresi

2025: ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)

Berkas dan Jaringan Bola