Hukum dan Fungsi Penawaran

Dalam dunia ekonomi, memahami bagaimana produsen merespons perubahan harga adalah hal yang krusial. Inilah yang kita sebut sebagai Fungsi Penawaran.

1. Hukum Penawaran
Secara sederhana, Hukum Penawaran menyatakan bahwa jika faktor-faktor ekonomi lainnya dianggap tetap (ceteris paribus), maka:
• Jika harga produk naik, maka jumlah produk yang ditawarkan akan bertambah.
• Jika harga produk turun, maka jumlah produk yang ditawarkan akan berkurang.
Ini menunjukkan adanya hubungan positif atau berbanding lurus antara harga barang dengan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen.

2. Apa Itu Fungsi Penawaran?
Beberapa ahli mendefinisikan fungsi penawaran sebagai berikut:
• Korelasi Harga & Jumlah: Menunjukkan adanya hubungan antara jumlah produk yang ditawarkan dengan harga produk tersebut (Yusuf dkk., 2023).
• Hubungan Jangka Waktu: Fungsi yang menyatakan hubungan antara harga dengan jumlah produk yang ditawarkan oleh produsen pada jangka waktu tertentu (Simanihuruk dkk., 2023).
Penting: Secara umum, fungsi penawaran menggambarkan hubungan positif. Artinya, jika harga naik, maka jumlah barang yang ditawarkan juga cenderung naik.

3. Rumus Fungsi Penawaran
Untuk menghitung atau menyatakan fungsi penawaran secara matematis, kita dapat menggunakan dua pendekatan:
A. Rumus Persamaan Melalui Dua Titik:
Jika diketahui dua titik harga (P) dan dua titik jumlah (Q), rumusnya adalah:
(P – P₁) / (P₂ – P₁) = (Q₂ – Q₁) / (Q₂ – Q₁)
B. Bentuk Linear Umum:
Menurut Wirawan (2017), fungsi penawaran linear dapat dituliskan sebagai:
Qₛ = c + dP
Keterangan:
Qₛ: Jumlah produk yang ditawarkan oleh penjual.
c: Konstanta (jumlah penawaran jika harga per unit adalah nol).
d: Koefisien kecenderungan (gradien). Biasanya bernilai positif karena hubungan harga dan jumlah berbanding lurus.
P: Harga produk.

4. Variasi Grafik Fungsi Penawaran
Tidak semua grafik penawaran berbentuk miring ke atas secara standar. Ada tiga kondisi yang mungkin ditemui:
A. Koefisien Kecenderungan Positif (Normal)
Ini adalah bentuk yang paling umum. Grafik bergerak dari kiri bawah ke kanan atas.
Makna: Jika harga (P) naik, maka jumlah produk (Qₛ) bertambah. Sebaliknya, jika harga turun, jumlah penawaran berkurang.
B. Koefisien Kecenderungan Nol
Pada kasus tertentu, grafik berbentuk garis horisontal (datar).
Makna: Jumlah produk yang ditawarkan bersifat tetap, tidak peduli berapapun besarnya harga produk tersebut di pasar.
C. Koefisien Kecenderungan Tak Berhingga
Grafik berbentuk garis vertikal tegak lurus terhadap sumbu harga.
Makna: Penjual bersedia menawarkan jumlah produk yang berubah-ubah pada tingkat harga yang tetap atau sama.

Contoh Soal
Pada saat harga masker Rp2.000 per buah, toko "Sehat Jaya" menawarkan 100 buah masker. Namun, ketika harga masker naik menjadi Rp3.000 per buah, toko tersebut menambah jumlah penawarannya menjadi 125 buah. Tentukan bentuk fungsi penawaran dari kasus tersebut!
Diberikan data P₁ = 2000, Q₁ = 100 dan P₂ = 3000, Q₂ = 150.
(P – P₁)/(P₂ – P₁) = (Q – Q₁)/(Q₂ – Q₁)
(P – 2000)/(3000 – 2000) = (Q – 100)/(125 – 100)
(P – 2000)/1000 = (Q – 100)/25
25·(P – 2000)/1000 = Q – 100
Q = (P – 2000)/40 + 100 = P/40 – 50 + 100 = P/40 + 50
Jadi, fungsi permintaannya adalah Q = P/40 + 50.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji Linearitas dan Keberartian Regresi

2025: ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)

Berkas dan Jaringan Bola