Pengaruh Subsidi terhadap Keseimbangan Pasar

Selain pajak, pemerintah terkadang mengeluarkan kebijakan Subsidi untuk melindungi daya beli masyarakat atau membantu produsen lokal. Jika pajak membuat harga barang naik, maka subsidi justru sebaliknya. Mari kita pelajari bagaimana subsidi bekerja dalam perhitungan keseimbangan pasar.

1. Apa itu Subsidi?
Subsidi adalah bantuan atau tunjangan yang diberikan pemerintah kepada produsen (atau konsumen) guna menekan biaya produksi. Dalam grafik ekonomi, subsidi dianggap sebagai pajak negatif karena sifatnya yang mengurangi beban harga.
Dampak Utama Subsidi:
• Kurva Penawaran Bergeser ke Bawah: Karena biaya produksi menjadi lebih murah.
• Harga Keseimbangan Turun: Konsumen membayar lebih murah.
• Jumlah Barang Meningkat: Transaksi di pasar menjadi lebih banyak.

2. Rumus Fungsi Penawaran Setelah Subsidi
Misalkan pemerintah memberikan subsidi sebesar s per unit barang. Perubahan hanya terjadi pada fungsi penawaran (Supply), sementara fungsi permintaan (Demand) tetap.
Fungsi Penawaran Sebelum Subsidi: Pₛ = c + dQ
Fungsi Penawaran Sesudah Subsidi: Pₛ' = c + dQ – s

3. Manfaat Subsidi
Pemerintah memberikan uang subsidi, namun manfaatnya akan dirasakan secara proporsional oleh pembeli dan penjual.

Komponen Manfaat

Rumus Perhitungan

Manfaat Konsumen (sk)

P* – Pc

Manfaat Produsen (sp)

Pp – P*

Total Pengeluaran Pemerintah (S)

s × Q'

Keterangan:
P*: Harga keseimbangan sebelum subsidi.
P꜀: Harga yang dibayar konsumen (harga pasar baru).
Pₚ: Harga efektif yang diterima produsen (P꜀ + s).
Q': Jumlah barang keseimbangan baru.

Contoh
Sebuah produk memiliki fungsi permintaan P = 50 – 3Q dan fungsi penawaran P = 20 + 2Q. Pemerintah memutuskan untuk memberikan subsidi sebesar Rp6 per unit kepada produsen untuk menstabilkan harga.
a. Tentukan harga dan jumlah keseimbangan sebelum dan sesudah subsidi!
Sebelum subsidi, jika dihitung akan diperoleh harga keseimbangannya 32 dan jumlah keseimbangannya 6.
Setelah subsidi, fungsi penawarannya menjadi P = 20 + 2Q – 6 = 14 + 2Q
50 – 3Q = 14 + 2Q
5Q = 36
Q = 36/5 = 7,2
P = 50 – 3 × 36/5 = 142/5 = 28,4
Harga keseimbangan setelah subsidi adalah 28,4 dan jumlah keseimbangannya adalah 7,2.
b. Berapa besar manfaat subsidi per unit yang diterima oleh konsumen?
Manfaat subsidi per unit yang diterima oleh konsumen adalah harga keseimbangan sebelum subsidi dikurangi dengan harga keseimbangan setelah subsidi, yaitu 32 – 28,4 = 3,6.
c. Berapa besar manfaat subsidi per unit yang diterima oleh produsen?
Manfaat subsidi per unit yang diterima oleh produsen adalah subsidi dikurangi manfaat konsumen, yaitu 6 – 3,6 = 2,4.
d. Berapa total pengeluaran subsidi oleh pemerintah?
Total pengeluaran subsidi oleh pemerintah adalah jumlah keseimbangan baru dikali subsidi, yaitu 7,2 × 6 = 43,2.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji Linearitas dan Keberartian Regresi

2025: ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)

Berkas dan Jaringan Bola