Pergandaan Himpunan
Suatu pasangan (x, y) dikatakan pasangan terurut dengan x urutan pertama dan y urutan kedua.
Dua pasangan terurut (a, b) dan (c, d) dikatakan sama jika dan hanya jika a = c dan b = d. Ditulis sebagai:
(a, b) = (c, d) ↔ a = c ∧ b = d
Dapat diperluas menjadi n-pasangan terurut:
(a1,
a2, …, an) = (b1, b2, …, bn)
Contoh:
(2, 5) ≠ (5, 2) karena berbeda urutan
Definisi Pergandaan Kartesius:
Jika A dan B sembarang himpunan, maka
perkalian dua himpuan A dan B (ditulis A × B dan dibaca "A cross B") adalah himpunan dari semua
pasangan terurut berbentuk (x,y) dengan x ∈ A dan y ∈ B . Perkalian ini juga disebut “pergandaan
Kartesius (Cartesian product)” yang disimbolkan sebagai:
A × B = {(x, y) | x ∈ A ∧ y ∈ B}, bisa juga disimbolkan dengan:
(x, y) ∈ (A × B) ↔ (∀x, y). x ∈ A ∧ y ∈ B
- Jika himpunan A mempunyai n-anggota dan himpunan B mempunyai m-anggota maka perkalian himpunan A × B mempunyai (n × m) anggota.
- Hasil kali dari himpunan kosong dan semua himpunan adalah himpunan kosong (H × ∅ = ∅ × H = ∅).
- A × B ≠ B × A, tidak komutatif karena urutannya terbalik
Contoh:
Misal H = {a, b} dan K = {c, d}:
H × K = {(a, c), (a, d), (b, c), (b, d)}
K × H = {(c, a), (c, b), (d, a), (d, b)}
Kartu Bridge termasuk contoh pergandaan himpunan
R = {2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, J, Q, K, A}
S = {♠, ♥, ♦, ♣}
Satu set kartu bride adalah hasil pergandaan himpunan R × S ataupun S × R, hasilnya tidak komutatif tetapi memiliki korespondensi satu-satu.
Telah diketahui bahwa pergandaan himpunan tidak komutatif, selain itu masih ada sifat-sifat lainnya:
1. Tidak asosiatif
(A × B) × C ≠ A × (B × C) ≠ A × B × C
contoh:
A = {1}, B = {2}, C = {3}
(A × B) × C = {(1, 2), 3}
A × (B × C) = {1, (2, 3)}
A × B × C = {(1, 2, 3)}
2. Distributif tunggal dengan majemuk
A × (B ∩ C) = (A × B) ∩ (A × C)
A × (B ∪ C) = (A × B) ∪ (A × C)
A × (B \ C) = (A × B) \ (A × C)
3. Distributif majemuk dengan tunggal
(A ∪ B) × C = (A × C) ∪ (B × C)
(A ∩ B) × C = (A × C) ∩ (B × C)
4. Distributif majemuk dengan majemuk
(A ∩ B) × (C ∩ D) = (A × C) ∩ (B × D)
(A ∪ B) × (C ∪ D) ≠ (A × C) ∪ (B × D), tidak distributif terhadap gabungan
(A ∪ B) × (C ∪ D) = [(A\B) × C] ∪ [(A ∩ B) × (C ∪ D)] ∪ [(B\A) × D]
(A\B) × (C\D) ≠ (A × C) \ (B × D), tidak distributif terhadap selisih
(A\B) × (C\D) = [A × (C\D)] ∪ [(A\B) × C]
5. Komplemen
(A × B)' = (A' × B') ∪ (A' × B) ∪ (A × B')
6. Himpunan bagian
Jika A ⊆ B maka (A × C) ⊆ (B × C)
(A × B) ⊆ (C × D) jika dan hanya jika A ⊆ C dan B ⊆ D
Komentar
Posting Komentar