Distribusi Sampling

Sampel Random adalah sampel yang diambil dari suatu populasi dan tiap elemennya mempunyai peluang yang sama untuk terambil.
Untuk mempelajari populasi, kita dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi tersebut. Meski dapat mengambil lebih dari satu sampel, pada praktiknya biasanya hanya sebuah sampel (diharapakan sampel acak) yang berukuran ๐‘› yang diambil. Selanjutnya dari sampel tersebut dapat dihitung nilai-nilai yang dapat digunakan seperlunya.

Misalkan variabel random X dari populasi berupa himpunan bilangan asli yaitu: 1, 2, 3, 4, dan 5. Kita dapat mengatakan bahwa populasinya adalah himpunan bilangan asli 1, 2, 3, 4, dan 5. Parameter ๐œ‡ = 3 dan ๐œŽ² = 2. Dari populasi dapat disusun sampel, misal berukuran 2, diantaranya {1, 1}, {1, 2}, {1, 3}, dst. Dari sampel-sampel yang terbentuk dapat diperoleh rerata yang berbeda-beda yang disebut “populasi rerata”, maka kita dapat menghitung juga populasi dari rerata ๐‘ฅ dengan nilai Parameter ๐œ‡๐‘ฅ dan ๐œŽ๐‘ฅ². Sampel yang diperoleh dari variabel random ๐‘‹1, ๐‘‹2, … , ๐‘‹n adalah fungsi dari variabel-variabel random itu sendiri sehingga sampel itu merupakan nilai dari sebuah variabel random. Distribusi sampling merupakan fungsi probabilitas dari suatu statistik.

1. Sifat-Sifat Distribusi Sampling
A. Jika sampel random dengan n elemen diambil dari suatu populasi dengan mean ฮผ dan variansi ฯƒ², maka distribusi sampling harga mean mempunyai mean = ฮผx dan variansi = ฯƒx².
B. Jika populasinya berdistribusi normal, maka distribusi sampling harga mean berdistribusi normal juga.
C. Jika sampel-sampel random diambil dari suatu populasi yang berdistribusi sembarang dengan mean ฮผ dan variansi ฯƒ², maka untuk n > 30 :

2. Sampel Random
A. Dengan Pengembalian
B. Tanpa Pengembalian


Menggunakan faktor koreksi (N - n)/(N - 1) jika n > 5%N
Jika N sangat besar relatif terhadap n, (N tidak disebutkan), maka:
Dalam Distribusi Sampling:

contoh soal
1. Suatu sampel random dengan 60 mahasiswa diambil dari suatu populasi dengan N orang mahasiswa yang mempunyai IQ rata-rata (mean = 120) dan variansi = 280. (sampel diambil tanpa pengembalian)
A. Jika N = 400, hitung P(110 ≤ X ≤ 125)
Diketahui ฮผ = 120 dan ฯƒ² = 280.
ฮผx = ฮผ = 120
Peluang dari 110 ≤ X ≤ 125 adalah:
B. Jika N sangat besar (relatif terhadap n = 60)
= P(-4,63 ≤ Z ≤ 2,31)
= 0,5 + 0,4896
= 0,9896

2. Suatu sampel dengan 40 elemen diambil dari suatu populasi dengan mean = 41,4 dan variansi = 84,64. Hitung probabilitas bahwa mean sampel terletak antara 40 dan 45.
Diketahui : ฮผ = 41,4; ฯƒ² = 84,64; n = 40
N tidak disebutkan (anggap bahwa N besar sekali)
Distribusi sampling harga mean :
ฮผx = ฮผ = 41,4 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji Linearitas dan Keberartian Regresi

Limit dan Kekontinuan Fungsi Dua Variabel

Transformasi Linear Satu-Satu, Sifat Linear, Matriks Standar