Interval Konfidensi Variansi dan Rasionya
1. Interval Konfidensi Variansi
Untuk menaksir varians ๐² sebuah populasi, sampel dengan varians ๐ ² yang diambil secara random dari populasi merupakan penaksir tak bias untuk ๐². Akan tetapi simapangan baku ๐ bukan merupakan penaksir tak bias untuk simpangan baku ๐.
Jika ๐ ² adalah suatu variansi sampel random dengan ukuran ๐ yang diambil dari populasi berdistribusi normal, maka interval konfidensi 100(1 − ๐ผ)% untuk ๐² ditentukan oleh:
contoh soal
Sebuah eksperimen dilakukan untuk melihat diameter sekrup dengan mengambil 10 buah sekrup sebagai sampel, diperoleh variansi diameter sekrup sebesar 0,286 mm. Tentukan interval kepercayaan 95% untuk variansi diamater sekrup sesungguhnya dengan menganggap bahwa diameter-diameter sekrup berdistribusi normal!
Ini berarti 95% kita meyakini bahwa varinans ๐² diameter sekrup akan berada pada interval yang dibatasi oleh 0,135 dan 0,953.
2. Interval Konfidensi untuk Rasio Dua Variansi
Jika ๐ 1² dan ๐ 2² adalah variansi-variansi dari sampel-sampel random independen dengan ukuran ๐1 dan ๐2 yang berasal dari populasi berdistribusi normal dengan variansi ๐1² dan ๐2², maka interval konfidensi 100(1 − ๐ผ)% untuk rasio dua variansi (๐1²)/(๐2²) ditentukan oleh:
Sebuah tes dilakukan kepada 25 mahasiswa laki-laki dan 16 mahasiswa perempuan. Rata-rata skor mahasiswa laki-laki 82 dengan deviasi baku 8, sedangkan rata-rata skor mahasiswa perempuan 78 dengan deviasi baku 7. Tentukan interval konfidensi 98% untuk rasio dua variansi antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan dengan asumsi distribusi skor adalah berdistribusi normal!
Diketahui ๐1 = 25, ๐2 = 16
๐ 1 = 8, ๐ 2 = 7, sehingga ๐ 1² = 64 dan ๐ 2² = 49
100(1 − ๐ผ) = 98, sehingga ๐ผ = 1 − 98/100 = 0,02
Rasio variansi sampel adalah ๐ 1²/๐ 2² = 64/49
F tabelnya adalah:
Komentar
Posting Komentar