Masalah Penugasan Maksimasi

Halo Sixtyfourians!
Di postingan sebelumnya, kita sudah membahas tuntas bagaimana cara meminimalkan biaya menggunakan Metode Hungaria. Tapi, bagaimana jika bos kalian datang dan bertanya:
"Saya tidak mau sekadar hemat biaya, saya ingin KEUNTUNGAN MAKSIMAL! Bagaimana cara membagi tugasnya?"
Jangan panik! Meskipun Metode Hungaria aslinya dirancang untuk minimasi (mencari nilai nol/terkecil), metode ini bisa digunakan untuk kasus maksimasi dengan satu langkah modifikasi sederhana di awal. Yuk, kita bedah caranya!

Konsep Dasar: Mengubah Maksimasi Menjadi Minimasi
Prinsip utama Metode Hungaria adalah mereduksi matriks untuk mencari opportunity cost nol. Karena metodenya "alergi" dengan angka besar dan mencari angka kecil, kita harus memanipulasi data keuntungan tersebut. Caranya adalah dengan mengubah Matriks Keuntungan (Profit) menjadi Matriks Penyesalan (Regret/Opportunity Loss). Rumusnya adalah:
Nilai Baru = Nilai Maksimum Tabel – Nilai Awal Sel
Artinya, jika kita mengubah masalah ini menjadi "meminimalkan kerugian/penyesalan", hasilnya akan sama dengan "memaksimalkan keuntungan".

Misal diberikan permasalahan:
Seorang manajer pemasaran ingin menempatkan empat orang salesman di empat daerah pemasaran produknya. Penempatan salesman tersebut didasarkan pada perolehan nilai keuntungan yang diperkirakan akan diperoleh oleh setiap salesman di setiap daerah pemasaran berdasarkan prestasi kerja mereka saat ini dan pengenalan terhadap masing-masing daerah pemasaran tersebut. Data perolehan keuntungan (dalam ribuan rupiah) dari setiap salesman di setiap daerah pemasaran disajikan pada Tabel berikut ini:

D1

D2

D3

D4

S1

1000

900

1100

900

S2

1100

1000

950

950

S3

1050

950

900

1050

S4

1150

1000

950

1000

Bagaimana cara manager tersebut menugaskan salesmannya agar diperoleh keuntungan maksimal?

1. Modifikasi Tabel (The Game Changer)
Cari angka paling besar di seluruh tabel. Dari tabel di atas, angka terbesarnya adalah 1150 (milik K41). Sekarang, kurangi angka 1150 tersebut dengan setiap angka di dalam kotak.
Tabel Baru (Opportunity Loss) - Siap untuk Metode Hungaria:

 

D1

D2

D3

D4

S1

150

250

50

250

S2

50

150

200

200

S3

100

200

250

100

S4

0

150

200

150

Nah, sekarang masalahnya sudah berubah menjadi kasus Minimasi! Selanjutnya, prosesnya SAMA PERSIS dengan tutorial sebelumnya.

2. Penyusutan Baris & Kolom
Lakukan prosedur standar:
Baris: Kurangi tiap baris dengan angka terkecilnya.

 

D1

D2

D3

D4

S1

100

200

0

200

S2

0

100

150

150

S3

0

100

150

0

S4

0

150

200

150

Kolom: Cek apakah semua kolom ada nol?
Ternyata kolom D2 belum ada nol, karena nilai terkecil adalah 100, kurangi masing-masing sel dengan 100, Tabel Reduksi:

 

D1

D2

D3

D4

S1

100

100

0

200

S2

0

0

150

150

S3

0

0

150

0

S4

0

50

200

150


3. Buat Coretan dan Cek Optimum
Pada kasus ini, tidak memungkinkan mencoret seluruh 0 dengan garis yang kurang dari ukuran dimensinya, sehingga hasil sudah optimum.

4. Eksekusi Penugasan
Sekarang kita cari kombinasi nol terbaik:
Baris S4 memiliki nol tunggal di K41, Kolom D3 memiliki nol tunggal di K13, dan Kolom D4 memiliki nol tunggal di K34. Dengannya ketiganya jenuh.
Secara otomatis, sales S2 ditugaskan ke daerah D2.
Catatan:
Setelah mendapatkan pasangan tugasnya, kita harus kembali melihat Tabel Awal (Tabel Profit) untuk menghitung total keuntungannya. Jangan pakai angka di tabel yang sudah diubah ya!
Jadi, penugasannya adalah:
Sales S1 ditugaskan ke daerah pemasaran D3 dengan keuntungan 1100
Sales S2 ditugaskan ke daerah pemasaran D2 dengan keuntungan 1000
Sales S3 ditugaskan ke daerah pemasaran D4 dengan keuntungan 1050
Sales S4 ditugaskan ke daerah pemasaran D1 dengan keuntungan 1150
Total keuntungan maksimum adalah 1100 + 1000 + 1050 + 1150 = 4300.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji Linearitas dan Keberartian Regresi

2025: ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)

Berkas dan Jaringan Bola