Turunan Numerik dengan Rumus Interpolasi Depan Newton

Misalkan fungsi y = f(x) diketahui nilainya pada (n + 1) titik yang berjarak sama (ekuidistan), yaitu x₀, x₁, x₂, ..., xₙ. Nilai fungsi pada titik-titik tersebut berturut-turut adalah y₀, y₁, y₂, ..., yₙ. Kita definisikan hubungan variabel bebasnya sebagai berikut:
xᵢ = x₀ + ih, untuk i = 0, 1, 2, ..., n
dan p = (x – x₀)/h
Di mana h adalah jarak antar titik (spacing).
Berdasarkan Rumus Interpolasi Depan Newton dinyatakan sebagai:
Untuk memudahkan proses penurunan (diferensiasi), kita perlu menjabarkan suku-suku perkalian p pada persamaan di atas menjadi bentuk polinomial biasa. Persamaan tersebut dapat ditulis ulang menjadi:
Jika diteruskan, berikut polinom dari p:
Orde 5: (p – 4)(p⁴ – 6p³ + 11p² – 6p) = p⁵ – 10p⁴ + 35p³ – 50p² + 24p
Orde 6: (p – 5)(p⁵ – 10p⁴ + 35p³ – 50p² + 24p) = p⁶ – 15p⁵ + 85p⁴ – 225p³ + 274p² – 120p
Orde 7: (p – 6)(p⁶ – 15p⁵ + 85p⁴ – 225p³ + 274p² – 120p) = p⁷ – 21p⁶ + 175p⁵ – 735p⁴ + 1624p³ – 1764p² + 720p, dan seterusnya...
Sekarang, kita akan menurunkan persamaan terhadap x, perlu diingat aturan rantai (chain rule):
Karena p = (x – x₀)/h, turunan p terhadap x adalah dp/dx = 1/h, sehingga turunan y terhadap x adalah:
Jika diteruskan, berikut polinom dari p:
Orde 5: 5p⁴ – 40p³ + 105p² – 100p + 24
Orde 6: 6p⁵ – 75p⁴ + 340p³ – 675p² + 548p – 120
Orde 7: 7p⁶ – 126p⁵ + 875p⁴ – 2940p³ + 4872p² – 3528p + 720, dan seterusnya...
Untuk turunan kedua, berikut aturan rantainya:
Dengannya, turunan kedua y terhadap x adalah:
Jika diteruskan, berikut polinom dari p:
Orde 5: 20p³ – 120p² + 210p – 100
Orde 6: 30p⁴ – 300p³ + 1020p² – 1350p + 548
Orde 7: 42p⁵ – 630p⁴ + 3500p³ – 8820p² + 9744p – 3528, dan seterusnya...
Kasus khusus untuk turunan di titik awal, yaitu x₀, diperoleh p = 0, sehingga turunannya adalah:

Contoh Soal
Jarak x, dalam satuan kilometer, dari pembalap motor dari suatu titik diukur setiap 0,25 jam. Diperoleh data:

t (jam)

0

0,25

0,5

0,75

1

1,25

1,50

x (km)

0

3,2

6,8

15

18,4

20,9

25,7

Tentukan kecepatan dan percepatan ketika t = 0,2 jam.
Solusi:
Diberikan h = 0,25 – 0 = 0,25. Waktu 0,2 terletak di awal; gunakan rumus selisih depan Newton.
Buat tabel selisih berikut:

t

x

0

0

3,2

0,25

3,2

0,4

3,6

4,2

0,5

6,8

4,6

-13,6

8,2

-9,4

26,9

0,75

15

-4,8

13,3

-40,9

3,4

3,9

-14

1

18,4

-0,9

-0,7

2,5

3,2

1,25

20,9

2,3

4,8

1,5

25,7

p = (0,2 – 0)/(0,25) = 0,8
≈ –7,70103.
≈ 8,789262.
Jadi, kecepatan ketika t = 0,2 jam adalah –7,70103 km/jam dan percepatannya 8,789262 km/jam².

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji Linearitas dan Keberartian Regresi

Berkas dan Jaringan Bola

2025: ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)