Ring Polinomial atas Field

1. Ring Polinomial atas Field
A. Sifat Bawaan Field ke Ring Polinomial
Misal F field, maka F ring komutatif dengan elemen satuan dan tanpa pembagi nol, sehingga F[x] merupakan ring komutatif dengan elemen satuan tanpa pembagi nol.
Secara bawaan, ring polinomial atas field memiliki sifat berikut:
• Komutatif
• Memiliki elemen satuan
• Tidak memiliki pembagi nol
Oleh karena itu, F[x] merupakan daerah integral.
B. Invers Perkalian
Misal F field dan f(x) polinomial di F[x]. Pertimbangkan bahwa deg(1) = 0, karena 1 merupakan polinom konstan. Misal deg(f) = n. Dikarenakan F[x] tidak memiliki pembagi nol, berlaku deg(fg) = deg(f) + deg(g), sehingga agar g(x) merupakan invers untuk f(x) diharuskan:
deg(g) = deg(1) – deg(f) = 0 – n = –n
Pertimbangkan bahwa derajat polinom tidak boleh negatif, sehingga satu-satunya n yang dibolehkan adalah n = 0, sehingga f(x) merupakan polinom konstan, tentunya f(x) bukan polinom nol.
Jadi, agar f(x) memiliki invers perkalian diharuskan f(x) polinom konstan taknol. Oleh karena itu polinom non-konstan tidak memiliki invers perkalian. Akibatnya F[x] bukan field.

2. Ring Euclid pada Ring Polinomial atas Field
Misal F field, ingat kembali bahwa F[x] merupakan ring komutatif tanpa pembagi nol. Selanjutnya misal didefinisikan fungsi d : F[x] → ℕ ∪ {0} dengan d(f) = deg(f).
• Derajat untuk polinom nol
deg(0) = 0 karena 0 polinom konstan.
• Derajat hasil kali
Untuk sebarang f(x) dan g(x) di F[x] berlaku:
deg(fg) = deg(f) + deg(g) ≥ deg(f), ini benar karena deg(g) ≥ 0.
• Algoritma Pembagian
Karena F field, setiap polinom tak konstan dapat dipastikan koefisien tertingginya merupakan unit, sehingga pembagian f(x) oleh p(x) selalu dapat dinyatakan:
f(x) = h(x)p(x) + s(x), dengan s(x) = 0 atau deg(s) < deg(p)
Sedangkan pembagian f(x) oleh polinom konstan taknol selalu tanpa sisa.
Oleh karena itu fungsi derajat merupakan fungsi penilaian Euclid, sehingga F[x] dengan fungsi derajat merupakan ring Euclid.

3. Faktorisasi pada Ring Polinomial atas Field
Misal F field, maka F[x] merupakan ring Euclid ⇒ ring ideal utama ⇒ daerah faktorisasi unik.
Setiap polinom f(x) ∈ F[x] dapat difaktorkan menjadi hasil kali berhingga polinom iredusibel.

4. Teorema Sisa dan Teorema Faktor
A. Teorema Sisa (Remainder Theorem)
Misal F field, dan f(x) ∈ F[x]. Sisa hasil bagi f(x) oleh polinom x – a adalah f(a).
B. Teorema Faktor
Misal F field, dan f(x) ∈ F[x]. Polinom f(x) terbagi habis oleh x – a jika dan hanya jika f(a) = 0.
Dalam hal ini, a disebut sebagai akar dari f(x) dan x – a disebut sebagai faktor dari f(x).
C. Faktor Khusus
Misal F field, dan f(x) ∈ F[x].
• f(x) terbagi habis oleh x – 1 jika dan hanya jika jumlah seluruh koefisien f(x) adalah 0.
• f(x) terbagi habis oleh x + 1 jika dan hanya jika jumlah koefisien suku-suku berpangkat ganjil sama dengan jumlah koefisien suku-suku berpangkat genap.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uji Linearitas dan Keberartian Regresi

2025: ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)

Berkas dan Jaringan Bola